Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001

SISTEM MANAJEMEN MUTU (SNI ISO 9001)

SEJARAH ISO
PRINSIP DASAR ISO 9001

Mengetahui ISO 9001, refleks ingatan langsung terfokus pada setumpuk dokumen dan sebeundel tugas - tugas yang bersifat paper work, bekerja menghabiskan waktu dibelakang meja sambil tak henti-hentinya mengupdate data-data pekerjaan office maupun dilapangan dan mengiput kedalam tabel exel yang membuat bosan, malas, tidak semangat.
Begitulah gambaran yang selama ini ada dibenak kebayakan organisasi/perusahaan, namun benarkah anggapan tersebut? atau kesalahan persepsi beberapa orang saja?
Mari kita cari tau apa itu ISO 9001, semoga dapat memberikan gambaran ringkas dalam mengimplementasikan ISO 9001 dapat diterapkan berdasarkan Standar ini.

Definisi ISO dan Sejarah ISO

ISO berasal dari bahasa yunani dari kata dasar ISOS yang memiliki arti sama, kata ISO buan diambil dari singkatan nama sebuah organisasi atau singkatan International Standar og Organization.
ISO 9001 merupakan standar internasional yang mengatur tentang sistem manajemen mutu (Quality Management System). Maka ISO 9001:2008 adalah sistem manajemen mutu ISO 9001 hasil revisi tahun 2008.
Organisasi pengelola standar internasional ini adalah Intenational Organization for Standardization (IOS) yang berpusat di Geneva-Swiss pada 23 february 1947, yang kini beranggotakan 147 negara yang mana setiap negara diwakili oleh badan standardisasi nasional yaitu Komite Akreditasi Nasional (KAN) dari Indonesia.




SNI ISO 9001:2008
ISO 9001:2008

Sistem ISO 9001:2008 focus pada effectifitas proses continual improvement dengan pola PDCA (plan Do Check Act), dimana setiap perencanaan melalui proses yang matang, implementasi terukur dengan jelas, dilakukan evaluasi dan analisa data yang akurat serta tindakan perbaikan dan pencegahan dan pelaksanaan monitoring agar memecahkan setiap masalah dengan tuntas.

ISO 9001:2008 terdiri dari 8 prinsip manajemen dan 8 klausul persyaratan.

8 Prinsip Manajemen Dalam ISO 9001:2008

1. Custumor focus
2. Leadership
3. Keterlibatan Semua Orang
4. Pendekatan proses
5. Pendekatan sistem ke manajemen
6. Perbaikan berkelanjutan
7. Pendekatan fakta sebagai pengambil keputusan
8. Kerjasama yang saling menguntungkan dengan pemasok.

8 Klausul Persyaratan Standar

1. Lingkup
2. Acuan Normatif
3. Aistilah dan Definisi
4. Sistem Manajemen Mutu
5. Tanggung Jawab Manajemen
6. Pengelolaan Sumber Daya
7. Realisasi Produk
8. Pengukuran, analisis dan perbaikan





SNI ISO 9001:2015
ISO 9001:2015

Standar ISO 9001:2008 mengalami revisi ke versi 2015, dan diberikan waktu trasisi 2 tahun mulai terhitung 15 september 2016 dan akan berakhir di 15 September 2018.

ISO 9001:2015 datang dengan banyak membawa perubahan signifikan dibanding ISO 9001:2008. Salah satunya adalah prinsip sistem manajemen mutu yang kini berubah menjadi 7 Prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.
Berikut ini 7 prinsip sistem manajemen mutu ISO 9001:2015
1. Costomer Focus
2. Leadership
3. Keterlibatan Orang
4. Pendekatan Proses
5. Pengembangan Sistem
6. Pengambilan keputusan berbasis bukti
7. Manajemen hubungan dengan berbagai pihak

10 Klausul Persyaratan ISO 9001:2015
1. Ruang Lingkup
2. Acuan Normatif
3. Istilah dan definisi
4. Kenteks Organisasi
5. Kepemimpinan
6. Perencanaan
7. Dukungan
8. Operasi
9. Evaluasi kinerja
10. Peningkatan


MANFAAT ISO 9001
  1. Menjamin Kualitas Sistem manajem Mutu di implementasikan organisasi/perusahaan.
  2. Mendapatkan pengakuan secara international telah menerapkan standar International dengan disertifikasi oleh pihak ketiga.
  3. Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  4. Meningkatkan citra dan daya saing organisasi/perusahaan.
  5. Produktifitas, efesiensi dan efektifitas operational meningkat.
  6. Moral dan Loyalitas karyawan akan meningkat, karena sistem yang baik, konsistem manajemen dan pengakuan perusahaan terhadap peran penting setiap karyawan dalam strukur organisasi/perusahaan.
  7. Sebuah pendekatan sistematis untuk mengontrolsemua proses dalam menetapkan prosedur dan dokumentasi yang mendukung
  8. Transparan dan konsisten terhadap hasil/output.
  9. Membangun pendekatan Plan-Do-Check-Act proses continual Improvement.
  10. Memberikan kesadaran mutu dilingkungan karyawan dan mengurangi kegagalan produksi, meningkatkan komitmen pencapaian target.
  11. Merencanakan sasaran mutu dan kebijakan mutu organisasi/perusahaan

Please publish modules in offcanvas position.